Istiqomah Mengajarkan Kita Untuk Bersabar

Istiqomah Mengajarkan Kita Untuk Bersabar

Teman-teman, apakah kalian sudah beristiqomah dalam beribadah? Atau kalian sudah melakukan istiqomah dari segala apa yang kalian inginkan? Arti kata Istiqomah enurut terminologi Islam, istiqomah adalah pendirian yang teguh dalam di jalan Allah, contohnya adalah ketika seseorang sudah melakukan shalat lima waktu yang tidak ketinggalan.

Semua waktu shalat terus dilakukan secara teratur, dan sama sekali tidak tertarik untuk meninggalkan shalat, dan itu adalah contoh dan ciri-ciri orang yang sudah beristiqomah.

Banyak sekali alasan yang membuat kita harus melakukan Istiqomah, karena istiqomah tidak hanya dalam beribadah saja, melainkan juga dalam mengejar cita-cita, dengan istiqomah semuanya akan terwujud dengan mudah.

Alasan mengapa kita harus istiqomah sesuai dengan tujuan yang terjadi adalah untuk kepentingan kita agar tetap teguh dalam pendirian yang hebat dalam melakukan sesuatu hal, seperti hijrah yang awalnya tidak berhijab namun sekarang berhijab.

Percaya atau tidak, tapi benar-benar bahwa istiqomah mengajarkan kita untuk bersabar, mengajarkan kita betapa hebatnya orang yang bersabar, mengajarkan kita betapa penting dan tangguhnya orang yang bersabar dalam mewujudkan impian dan berhijrah dijalan Allah.

Mengapa bersabar dapat diajarkan dari istiqomah? Lihat saja dalam hijrah, semisal wanita yang awalnya sama sekali tidak mengenakan hijab, akan tetapi karena hidayah dari Allah SWT, dia melakukannya dan setiap hari dia terus berhijab.

Sedangkan diluaran sana banyak orang yang mengejek, mengatakan, mencaci, memaki, dan membullynya. Orang yang melakukan itu karena memang sebelumnya dia tidak pernah mengenakan hijab, akan tetapi hidayah dari Allah dia melakukan hijrah.

Orang yang berhijrah itu sangat sabar dan tidak pernah mendengarkan apa yang orang lain katakan kepadanya, meskipun banyak cacian, makian, bullying, akibat tadinya dia tidak pernah mengenakan hijab, tapi sekarang dia mengenakannya setiap hari.

Dari hal tersebut dan dari kejadian tersebut sudah kita lihat bahwa orang yang beristiqomah dengan benar-benar yakin dijalan Allah tidak pernah mendengarkan apa kata orang, padahal orang yang sama sekali tidak mau beristiqomah pasti dia akan membuka kembali hijabnya karena omongan orang yang membuatnya menderita batin.

Coba Baca : Semangat Membangun Masyarakat Tangguh Menuju Indonesia Bangkit di Masa Pandemi

Teman-teman, apakah kalian sudah beristiqomah? Saya sendiri ternyata masih belum bisa, karena beristiqomah di jalan Allah itu ternyata sangat sulit, banyak sekali godaan dan cobaan yagn terus berdatangan, tapi saya tidak kuat dalam menghadapinya.

Namun saya yakin, ketika Allah sudah mengehendakinya, insa Allah suatu saat dihari nanti, saya pasti bisa istiqomah sesuai dengan jalan Allah yang baik dan benar-benar jalan yang benar, serta tidak melenceng sedikitpun dan kemanapun.

Istiqomah dijalan lain, semisal mengejar impian, jiak kita tidak sabar, jika kita mendengar ejekan orang lain, cacian dan makian, pasti tidak akan pernah terkejar apa yang kita impikan selama ini, namun kalau kita sabar menjalaninya dengan pendirian yang teguh dan kuat, pasti kita bisa mengejar mimpi yang sudah kita rancang dari jauh-jauh sebelumnya.

Teman-teman, sekarang kita yakin bahwa beristiqomah adalah sebuah hal yang mengajarkan kita untuk bersabar, mengajarkan kita apa artinya sabar dan usaha, sehingga apa yang seharusnya kita raih tecapai, seperti hijrah dijalan Allah yang banyak sekali ujiannya pasti akan tercapai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *