Liburan di Masa Pandemi, Ini 4 Regulasi Baru Penerbangan Dalam Negeri

Liburan di Masa Pandemi, Ini 4 Regulasi Baru Penerbangan Dalam Negeri

Pandemi Covid-19 masih terus melanda dunia hingga saat ini dan tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir. Setelah kurang lebih dua tahun banyak beraktivitas di rumah saja, banyak orang yang sudah jenuh dan berencana untuk liburan di tengah masa pandemi.

Untuk Anda yang gemar bepergian dengan pesawat terbang, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah menerbitkan regulasi terbaru terkait syarat penerbangan. Ingin mengetahui persyaratan penerbangan terbaru sebelum bepergian atau sekadar penasaran dengan regulasi penerbangan saat ini? Simak ulasan berikut dan update regulasi penerbangan terbaru di sini.

1. Kartu Vaksinasi Covid-19

Traveling dapat meningkatkan peluang untuk terpapar virus dan menyebarkan Covid-19. Bila Anda memutuskan untuk liburan sekarang dan tidak menunggu setelah pandemi selesai, Anda wajib menunjukkan kartu vaksin 1 dan vaksin 2 saat melakukan perjalanan udara.

Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 93 Tahun 2021 terkait Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19. SE terbaru yang berlaku efektif mulai 28 Oktober 2021 itu mengatur persyaratan penerbangan di Jawa-Bali serta dari dan ke Jawa-Bali.

Regulasi penerbangan antar daerah di luar Jawa dan Bali, mensyaratkan calon penumpang pesawat menunjukkan kartu vaksin Covid-19 (minimal dosis pertama). Namun ada pengecualian untuk pelaku perjalanan yang berusia di bawah 12 tahun. Calon penumpang dibawah usia 12 tahun harus didampingi oleh orang tua atau keluarga dan dibuktikan dengan menunjukkan kartu keluarga (KK). Selain itu penumpang tersebut wajib memenuhi persyaratan tes Covid-19 sesuai ketentuan yang berlaku di wilayahnya.

Sementara itu bagi para calon penumpang pesawat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu dan belum boleh divaksin karena alasan medis, wajib melampirkan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa calon penumpang tersebut belum dan/atau tidak bisa mengikuti vaksinasi COVID-19 karena alasan medis khusus.

2. Hasil Tes Negatif Covid-19

Apabila ingin pergi berlibur, Anda wajib mempertimbangkan risiko yang mungkin akan terjadi selama traveling dan kondisi daerah yang Anda kunjungi. Selain wajib menunjukkan kartu vaksin Covid-19 pada petugas, Anda juga diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil tes negatif RT-PCR dengan sampel maksimal 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan atau hasil tes negatif RT-antigen dengan sampel maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan Anda.

Terhitung mulai dari 8 Maret, selama proses penerapan level PPKM Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali level 1-4, peraturan pendampingan bukti tes negatif Covid-19 ini berlaku bagi penumpang yang baru melakukan vaksin 1 saja. Akan tetapi, bagi penumpang yang sudah melakukan vaksin 1 dan 2, serta dapat dibuktikan dengan sertifikat vaksin, tidak perlu melampirkan hasil tes negatif Covid-19 dengan tes antigen atau pun RT-PCR.

Penerbitan aturan dan regulasi penerbangan baru ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 dan mengurangi tingkat penularan Covid-19 di dalam negeri. Sementara itu, untuk angkutan udara pesawat perintis dan penerbangan di wilayah yang masuk dalam kategori 3TP (tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan), pelaksanaan penerbangan angkutan udara menyesuaikan dengan kondisi dan situasi di daerah masing-masing.

3. Pembatasan Kapasitas Penumpang

Selama pemberlakuan regulasi baru, kapasitas penumpang pesawat udara juga dibatasi. Untuk pesawat berbadan lebar atau memiliki lorong ganda (wide body aircraft) dan pesawat berlorong tunggal (narrow body aircraft) dapat mengangkut penumpang 70 persen dari kapasitas angkutnya (load factor). Namun, penyelenggara penerbangan tetap diwajibkan untuk menyediakan setidaknya tiga baris kursi untuk area karantina bagi para penumpang yang memiliki indikasi bergejala Covid-19.

Selain aturan pembatasan jumlah penumpang di dalam pesawat selama perjalanan, kapasitas jumlah calon penumpang di terminal bandara juga dilakukan pembatasan. Pada regulasi baru, kapasitas terminal bandara ditetapkan tidak boleh lebih dari 70 persen jumlah penumpang pada masa normal.

4. Penerapan Protokol Kesehatan Ketat

Di masa pandemi, baik para penumpang pengguna jasa penerbangan serta operator sarana dan prasarana penerbangan diwajibkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penyebaran Covid-19.

Para penumpang diwajibkan memakai masker medis atau masker kain 3 lapis yang menutupi hidung dan mulut. Para penumpang juga tidak boleh berbicara baik satu arah atau pun dua arah lewat telepon maupun secara langsung selama penerbangan.

Para penumpang tidak diperbolehkan untuk makan dan minum dalam penerbangan dengan durasi kurang dari 2 jam. Hal ini dikecualikan bagi penumpang dengan kondisi medis khusus yang wajib mengkonsumsi obat-obatan di waktu tertentu dan jika tidak dilakukan akan dapat membahayakan keselamatan orang tersebut. Selain itu para penumpang juga wajib menjaga higienitas, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak.

Itulah regulasi baru penerbangan dalam negeri. Anda bisa menemukan seluruh persyaratan naik pesawat terbaru dan terlengkap di Safe Travel Page Traveloka. Traveloka sebagai lifestyle superapp terkemuka di Asia Tenggara selalu memberi kemudahan informasi bagi para pengguna.

Melalui Safe Travel Page, Anda bisa mendapatkan panduan dengan mudah saat akan memenuhi syarat naik pesawat. Traveloka juga menyajikan informasi aturan berkunjung ke suatu destinasi di Indonesia maupun internasional pada Safe Travel Page, dari pihak yang dapat bepergian maupun panduan saat perjalanan.

Semua informasi tersebut selalu diperbarui oleh Traveloka dan mengikuti perkembangan peraturan penerbangan terkini dari otoritas berwenang, meliputi Satgas Covid-19, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, dan pihak terkait lainnya. Jadi, pastikan Anda senantiasa mengecek Safe Travel Page untuk mengetahui syarat penerbangan terkini saat akan bepergian dengan pesawat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *